Showing posts with label books. Show all posts
Showing posts with label books. Show all posts

Tuesday, August 30, 2011

Ketika Ramadhan selesai


Ramadhan selesai.
Madre pun selesai kubaca.

Madre dan Ramadhan memang bukan pasangan yang sungguh-sungguh cocok. Tapi ini jadi harmoni yang pas buat aku karena di ujung Ramadhan ini, Madre memberikan sebuah inspirasi buat aku. Inspirasi untuk secara rutin menulis. Seminggu sekali –seperti yang dilakukan Tansen.

Saturday, April 23, 2011

The days of reading "Tic Toc Tic Toc": Part 3

"Spanish proverb says: experience is not always the kindest teacher... but it is surely the best." (p. 197) 

"Yes, it is!" timpalku. Mantab. Begitu aku baca tulisan itu. Sekilas tentang kalimat itu... Kalimat itu adalah kalimat yang dibilang Adam yang jadi sosok spesial buat Ilyaa, salah satu tokoh utama, bilang itu ke Ilyaa waktu Ilyaa diopname karena kecelakaan. Adam digambarkan adalah sosok blasteran Manado-Spanyol, jadi dia paham gitu dengan kalimat-kalimat bijak a la Spanyol.

The days of reading "Tic Toc Tic Toc": Part 2

Ahhhh.... Ternyata hari-hari membaca Tic Toc Tic Toc: Quarter Life's Tale berakhir di hari kedua aku megang buku itu setelah kubeli. Hehehe... Cepatzzz...


Setelah tulisan singkat di p. 9 membuatku terdiam, sekarang giliran tulisan di p. 159! Kalimat itu adalah petikan ucapan Kak Shindu --kakaknya Shiva, salah satu tokoh utama di novel ini-- ke Shiva yang ragu berat soal hubungannya sama pacaranya, Rasya. Gini ini nih tulisannya:
"Only three word to describe a guy... man is simple... Lo marah ya tonjok, selesai. Satu-satunya cara ya kamu harus jujur sama diri kamu dan Rasya, Shiva."

Thursday, April 21, 2011

The days of reading "Tic Toc Tic Toc": Part 1

Tadi sore, gak ada angin gak ada hujan tiba-tiba aja aku pengen ke salah satu toko buku yang ada di kotaku. Pengen beli beberapa buku yang sebenernya udah aku incer lewat hunting di online book store. "Sapa tau di toko ntar ada bukunya.. Jadi gak usah pake nunggu beberapa hari sampe akhirnya buku-buku nyampe di tanganku dan siap dibawa," aku bilang ke diri sendiri. Dan setelah aksi membujuki ibu untuk nemenin aku ke toko buku, pergilah aku dan ibuku ke toko buku tersebut.

Memang namanya belom jodo ya belom nemu juga. Hadeh... Ternyata ketiga buku yang aku cari itu gak ada semua (yup! Semua!) di toko.. Alamat akhirnya aku akan beli lewat online store deh kalo gini... Tapi, Tiara teteplah Tiara. Mana tahan udah nyampe toko buku gak beli buku satupun. Dan mulailah per-hunting-an itu. Akhir cerita, Tiara pulang dengan tiga buku.. Sesuai target awal, cuman judulnya yang beda semua sama yang ada di daftar beli. Hehehe...